Tips Untuk Membuat Pelanggan Terkesan

Tips Untuk Membuat Pelanggan Terkesan

Tips Untuk Membuat Pelanggan Terkesan – Siapa Bilang Membuat Pelanggan Terkesan Sulit? Berikut simak Tips yang jarang di perhatikan yang mampu membuat pelanggan terkesan

Setiap penjual online pastilah ingin membuat pelanggan mereka terkesan, sehingga terjadilah laba ekonomi bukan sekedar laba akuntansi.

Loh ko jadi teori ? Mari kita membahas sedikit tentang teori ekonomi praktis Laba akuntansi adalah keuntungan yang tercatat di buku laporan keuangan, dan belum tentu laba itu akan terulang pada transaksi berikutnya.

Sedangkan Laba ekonomi adalah keuntungan juga, namun mempertimbangkan biaya peluang, simplenya keuntungan bisa terulang lagi jika pelayanannya memuaskan.

Berikut Tips Untuk Membuat Pelanggan Terkesan

1. Komunikasi Efektif

Banyak para ahli yang menyatakan bahwa Komunikasi adalah elixir, yang dimana elixir tersebut adalah obat yang mujarab yang dapat menyembuhkan segala penyakit. Untuk membuat pelanggan terkesan bangunlah cara berkomunikasi yang efektif, cara yang efektif itu yang seperti apa ?

Pertama Anda harus menjadi seller yang fast response!! Dalam arti Anda harus menyediakan waktu untuk membalas setiap pertanyaan calon buyer Anda. Bangunlah suasana yang komunikatif selama transaksi jual beli.

Jika Anda sanggup berikanlah pelayanan 24 Jam! Hah ? memangnya robot ? Bukan, maksudnya setiap saat buyer mau kontak Anda, sebisa mungkin Anda cepat memberikan respon.

Bahasa yang di pilih juga harus di perhatikan, gunakan bahasa yang ramah. Contohnya seperti : “Selamat malam, ada yang bisa saya bantu?” Sifat komunikatif mampu membuat pelanggan Anda terkesan.

2. Packaging yang Aman dan Rapi

Pernah mendengar pepatah Don’t judge a book by its cover? Saya berasumsi Anda semua pernah mendengarnya.

Namun untuk Packaging, Anda tidak bisa menggunakan prinsip demikian. Apa yang sampai pertama di tangan pembeli itulah yang menjadi kesan pertama pembeli kepada penjualPackaging nya rapi atau tidak? Dari bahan-bahan yang kita pakai untuk mengemas barang, pembeli bisa menilai apakah penjualnya niat jualan atau tidak.

Contohnya jika kita hanya mengemas dengan di bungkus kertas koran dan plastik, sudah pasti kesan pertama pembeli adalah “Packingnya berantakan nih, tidak rapi”.

Maka dari pengalaman itu, Saya sarankan Anda mengemas barang dagangan Anda dengan rapi. Mengeluarkan modal sedikit tidak apa-apa untuk membeli bubble wraps dan isolasi berwarna coklat. Karena 2 barang ajaib itu bisa di gunakan untuk transaksi berikutnya.

Saya pernah mengemas barang dagangan saya dengan bubble wraps disertai kardus lalu di balut dengan isolasi coklat, sebelum melakukan pengiriman saya kirimkan foto barang setelah saya packing.

Tebak!! Komentar apa yang saya dapatkan ? Buyer saya berkomentar seperti ini “ Wah packingnya rapi sekali, hati-hati, coba di beri udara sedikit biar barang yang di dalamnya bisa bernafas”.

Dari pengalaman saya itu, saya sarankan Anda memberikan packaging yang rapi untuk membuat pelanggan terkesan.

Sesuai dengan Quote “You never get a second chance to make a first impression.” -Harlan Hogan-. Soooo manfaatkan dengan baik kesan pertama Anda.

3. Free Ongkir ( Ongkos Kirim )

Pemberian Free ongkir mampu menarik perhatian para pelanggan. Pelanggan cenderung lebih suka mendapatkan fasilitas free ongkir. Karena faktor psikologis pelanggan berfikiran bahwa, jika seller memberikan free ongkir maka tidak ada dana tambahan lagi yang harus di keluarkan.

Anda boleh mencoba strategi ini, namun batasi daerah pengiriman. Misalkan Anda bisa menulis free ongkir daerah Jakarta. Alam bawah sadar buyer pastilah lebih tertarik kepada toko yang memberikan free ongkir.

Soooo kesimpulannya pembeli bisa terkesan karena free ongkir.

4. The Power of Footnote

Catatan kaki memberikan kesan tersendiri bagi pembeli. Walaupun pembeli tidak pasti membaca catatan Anda, tapi point perhatian seller kepada buyer yang di soroti disini. Anda bisa menggunakan kertas kecil untuk menuliskan pesan Anda kepada buyer.

Berdasarkan pengalaman, saya menuliskan alamat dan catatan kaki kepada buyer “Terima kasih sudah berbelanja di toko kami. Kami tunggu testimonialnya. Salam Airsofter Indonesia!!”.

Karena barang yang saya jual ada sparepart airsoft saya menambahkan “Salam Airsofter Indonesia!” sebagai ciri khas sesama airsofter. Ternyata ketika barang kiriman sampai di tangan buyer. Buyer memberikan feedback di lapak yang saya buat “Seller -ap- memang recommended seller, respon cepat, ramah, packing rapi! Salam Airsofter Indonesia. Next order diskon ya?”.

Itulah yang saya maksud “The Power of Footnote” Anda pasti bisa menyimpulkannya sendiri.

5. Feedback

Feedback adalah hal yang terakhir untuk membuat pelanggan Anda terkesan. Hal yang saya lakukan adalah ketika saya sudah memberi info nomor resi ke buyer. Saya mentrack resi dan ketika barang tertera sudah memiliki status delivered. Saya sarankan Anda untuk mengontak buyer Anda.

Saya mengkontak buyer “Apakah barang sudah sampai? ada saran buat pelayanan saya? di tunggu testimonialnya ya :)” Buyer pun merespon positif feedback yang saya berikan kepada buyer. Pastinya dengan hadiah testimonial.

Sooooo, Mari kita buat pelanggan kita terkesan dan kita merasakan senangnya jual beli online dan mendapatkan laba ekonomi!!

Sekian artikel Bloog Money tentang Tips Untuk Membuat Pelanggan Terkesan  Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *