Menjadi Kaya dengan Bermental Orang Kaya

Menjadi Kaya dengan Bermental Orang Kaya

Menjadi Kaya dengan Bermental Orang Kaya – Maka Pahamilah Artikel ini, karena Artikel ini menyuguhi Anda Bagaimana menjadi kaya tanpa Bakat ataupun Warisan.

Menjadi kaya adalah impian semua orang. Menjadi kaya berarti penghasilan lebih besar dari pengeluaran, Memiliki banyak uang, memiliki harta banyak, memiliki mobil mewah, bisa membeli apapun yang kita inginkan tanpa ada rasa terbebani untuk melihat isi dompet, setidaknya itulah pandangan orang-orang sekarang ini tentang kekayaan. Semuanya di identikkan dengan materi melimpah.Pandangan seperti itu tidak sepenuhnya salah, namun tidak juga sepenuhnya benar. Kekayaan sifatnya lebih ke Immateri atau Kasat mata, tidak bisa dilihat. Sikap mental inilah yang harusnya jadi pandangan pertama kaya tidaknya seseorang. Sikap mental adalah karakter yang terwujud dalam diri seseorang.

Dari penjelasan sikap mental ini, manusia bisa digolongkan menjadi dua golongan, yaitu manusia bermental kaya dan manusia bermental miskin. Keduanya memiliki karakteristik yang sangat berbeda.Sikap mental orang miskin dicirikan selalu merasa kurang dengan pendapatannya, sulit untuk bersedekah karena merasa untuk diri dan keluarganya saja masih kurang. Hidupnya selalu susah karena keinginannya tidak tercapai. Selalu merasa galau, dan resah akan hari esok mau makan apa, tinggal dimana, dan lain sebagainya.

Sementara orang yang bermental kaya dicirikan dengan selalu merasa cukup dengan pendapatannya, hidupnya selalu bahagia karena keinginannya selalu tercapai. Pandai bersyukur, rajin bersedekah adalah sifat utama seseorang yang memiliki mental kaya. Tidak khawatir esok hari akan susah dan lain sebagainya. Termasuk golongan manakan Anda?

Semua orang pasti berharap menjadi orang yang bermental kaya. Tapi bagaimana caranya menjadikan sifat itu? Saatnya kita berlatih menjadi orang yang bermental kaya. Ingat bakat bermental kaya ataupun miskin sudah ada dalam diri kita, terserah kita ingin mengembangkan yang mana.

Satu-satunya jalan agar tidak menjadi miskin adalah membuang mental miskin jauh-jauh dalam diri kita. Memang menjadi orang kaya itu banyak rintangannya, tapi lebih baik bersusah payah sekarang lalu menjadi orang kaya daripada selalu susah menjadi orang miskin. Sikap mental ibarat sebuah gelas yang didalamnya ada air putih, padahal kita menginginkan air sirup. Maka satu-satunya cara agar gelas itu terisi air sirup, maka kita harus membuang air putih itu dan menggantinya dengan air sirup.

Allah senantiasa mentakdirkan kita pada kondisi baik dan terbaik. Dia telah mengkaruniakan kita bakat menjadi kaya atau miskin dalam alam immateri. Coba sekarang kita telaah lagi, apakah Allah menginginkan kita menjadi orang yang tidak baik? Tentunya tidak, Allah sangat ingin hambanya menjadi orang yang baik, tidak ada rencana Allah untuk menjatuhkan hambanya.

Kalaupun kondisi kita sekarang masih buruk,misalnya susah, miskin, coba kita cek lagi. Pasti kita sendiri yang menyebabkan kesusahan itu ada pada diri kita. Mungkin kita malas berusaha, jarang bersedekah, selalu mengeluh atas rezeki yang Allah kirim kepada kita. Akhirnya, perbuatan-perbuatan seperti itu menjauhkan kita dari kekayaan. Toh, bagaimana kita bisa menjadi kaya, sementara sikap-sikap itu tidak disukai Allah.

Bukankah wajar Allah menjauh dari kehidupan kita, lantaran kita pun memiliki sikap yang tidak disukai-Nya. Lalu bagaimana Anda berharap menjadi seorang yang kaya dengan sikap mental miskin? Bagaimana Allah mengijinkan Anda menjadi kaya, kalau sikap mental miskin tidak disukai-Nya?

Cobalah perhatikan sudut pandang Allah. Orang kaya seperti apa yang disukai-Nya? Orang kaya yang disukai Allah adalah orang yang pandai bersyukur, suka bersedekah, selalu optimis akan hari esok yang lebih baik, karena percaya akan jaminan Allah, selalu membantu sesame, dan lain sebagainya.

Berarti orang kaya yang disukai Allah adalah orang yang memiliki sikap mental kaya? Bukankah sama itu artinya, Allah akan menjadikan kaya siapapun kalau didalam diri seseorang itu sudah memiliki mental kaya dalam dirinya. Maka, sebelum kekayaan itu ada ditangan kita, milikilah dulu sikap mental kaya.

Milikilah mental kaya, berapapun penghasilan Anda. Jika masih kecil dalam pandangan manusia, jangan berkecil hati dulu. Tetaplah bersyukur, tetaplah bersedekah, tetaplah ber-inovasi, tetaplah membantu sesama, dan yakinlah akan jaminan Allah kepada Anda. Jika sikap mental kaya sudah menjadi karakter Anda maka tunggulah kekayaan menghampiri Anda.

Semoga informasi Menjadi Kaya dengan Bermental Orang Kaya bermanfaat, ikuti terus bloogmoneydk untuk mendapatkan beragam informasi menarik lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *